Menu
Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia

Kepala UPT DP2KBP3A Wilayah 5 diduga Salah memberikan surat teguran/Pembinaan kepada Oknum ASN yang dinyatakan tidak Hadir saat sidak Pasca Lebaran Idul Fitri 1443 H

  • Bagikan

YIN, Bulukumba – Oknum ASN Suraedah resah dan gelisah terhadap ulah Oknum Kepala UPT DP2KBP3A Wilayah 5 Kecamatan Bontotiro – Bontobahari Darman, pasalnya
Kepala UPT DP3KBP3A wilayah 5 selama menjabat kepala UPT tidak dapat menunjukkan dan memberikan edukasi pembinaan terhadap bawahannya, Kata Suraedah dengan nada kesal

Oknum ASN Suraedah yang sejak 10 tahun lebih mengabdi dan bertugas di Kecamatan Bontobahari sebagai penyuluh KB, kehadiran kami selalu hadir, saat ditemui awak media mengatakan bahwa saya kesal terhadap tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh Kepala UPT Pak Darman yang telah bersurat keKantor DP2KBP3A Kabupaten Bulukumba terkait hari pertama masuk kerja pasca lebaran idul Fitri 1443 H diadakan sidak dan menyatakan saya tidak hadir, bahkan surat itu ditembuskan ke BKPSDM ,kata Suraedah.

Namun Surat yang dilayangkan oleh Kepala UPT Wilayah 5 ( Kecamatan Bontobahari dan Kecamatan Bontotiro) adalah suatu pembohongan, karena yang menerima sidak pada hari pertama masuk kerja pasca idul Fitri 1443 H, saya yang menerima sidak di Kantor UPT DP2KBP3A Bontobahari bahkan saya waktu itu di suruh mengisi absen oleh tim sidak, Kata Suraedah.

Yang lucunya kata Oknum ASN Suraedah, yang tidak hadir saat tim sidak datang kekantor UPT DP2KBP3A Wilayah 5 adalah Pak Darman itu sendiri , Kenapa justru saya mendapat surat teguran/pembinaan dari Kantor DP2KBP3A, yang telah ditembuskan ke BKPSDM , seharusnya oknum Kepala UPT harus mendapat surat teguran, ungkapnya.

Ketua DPD Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara Republik Indinesia ( APKAN RI ) Bulukumba Agung Bannuase,S,Pd yang didampingi oleh Wakil Ketua.III dan Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Arif Sulthan angkat bicara bahwasanya sangat disayangkan tindakan yang dilakukan oleh Kepala UPT DP2KBP3A Wilayah 5 ( Kecamatan Bonto Bahari dan Kecamatan Bontotiro) yang semestinya Selaku Kepala UPT harusnya lakukan dulu rapat evaluasi dan monitoring terkait kehadiran dan kinerja bawahan sebagai pimpinan organisasi unit , lalu melakukan persuratan ke Kantor BP2KB3A, tutur Agung Bannuase,S,Pd yang diamini oleh Arif Sulthan
Olehnya itu kepada Pimpinan OPD yang membawahi UPT Wilayah untuk di beri sangsi tegas akibat kelalaiannya dalam melakukan persuratan mengakibatkan Oknum ASN Suraedah korban tidak menyenangkan.Tegas Ketua APKAN RI

Terkait hasil konfirmasi pihak awak media melalui telepon seluler 20/06/2022 pukul 12.13 wita kepala UPT- DP2KB3A Wilayah 5 kecamatan. Bontobahari dan Kecamatan BontoTiro sehubungan dengan surat rekomedasi yg di tujukan ke BKPSDM atas nama Ibu suraedah perihal dilakukannya pembinaan, beliau sampaikan bahwa saya yang salah dan keliru selama ini, Olehnya itu “PERMOHONAN MAAF ” kepada ibu suraeda atas hal tersebut, karena yang bersangkutan ( Suraedah)itu buka yang saya maksud, namun ternyata ada namanya juga tercantum agar dapat diberi pembinaan, Kata Darman Kepala UPT Wilayah 5

Lebih lanjut Darman mengatakan “yang saya sampaikan dalam surat itu hanya atas nama saudara Muhammad Anas, untuk di lakukan rekomendasi ke pihak BKPSDM untuk di lakukan pembinaan karena “MALAS” dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh selama ini, Kata Darman.

Sebelum Oknum ASN Suraedah beranjak untuk kerumahnya, Arif Sulthan selaku penggiat Anti Korupsi menyatakan permohonan maaf itu tidak cukup untuk menyelesaikan terkait yang dialami oleh ASN Suraedah tetapi harus ada tindakan nyata yang dilakukan oleh Oknum Kepala UPT DP2KBP3A menyelesaikannya,dalam hal ini oknum Kepala UPT Wilayah 5 mengklarifikasi pada Kantor DP2KBP3A dan BKPSDM, tutup Arif

Pewarta : Mursalim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *